Ada gelap dirangkai
malam dalam takdirNya
Sambut lemahlembut
temaram api harapan
Kilau cahaya
bermunajat asma Ilahi
Dia yang tercipta
sebagai yang terpelihara
Merasuk dalam hening
cermin jiwa
Tumbuh bunga mekar
bersamanya
Cahaya yang
terpelihara selalu menjadi jendela
Membuka mata akan
indah ciptaNya
Tak lepas jua
senyummu dibenaku
Mendekatkanku pada
apa yang dicari
Engkau tak ubahnya
buku yang menerangi
Tanpa perlu tinta
untuk kau membuktikannya
Cahaya yang
terpelihara…Kamu lebih indah dari sekumpulan bintang, lebih indah dari sinar
mentari
Aku tidak peduli
siapa kamu, itu suatu hal yang kusukai
Imajinasiku
membayangkan kau layaknya Novel Best Seller ^_^
Selalu renyah untuk
dibaca
Terinspirasi darimu
Nuryani Siti Afifah J
0 komentar: